5 Teknologi Paling Rasis yang Pernah Dibuat, No. 4 Nyakitin Banget!

Teknologi yang terus berkembang memang sengaja diciptakan untuk membantu dan semakin memudahkan kehidupan manusia. Namun, gak jarang muncul teknologi yang bukannya membantu manusia, tapi malah mendatangkan masalah.
Rasisme sampai sekarang masih jadi salah satu persoalan pelik manusia. Meski gak separah dulu, isu-isu seputar rasialisme masih sangat sensitif di telinga masyarakat. Sayangnya, hal ini sempat diperparah oleh teknologi. Beberapa teknologi yang pernah diciptakan ternyata mengandung unsur rasisme di dalamnya.
5 Teknologi Paling Rasis yang Pernah Dibuat
1. Kamera Film

Melihat benda yang satu ini, rasanya gak ada yang menunjukkan tanda-tanda atau unsur rasis. Tapi ternyata, asal-muasal diciptakannya benda yang satu ini dinilai rasis. Sejarah ditemukannya kamera film ini kira-kira bisa menjelaskan kenapa mayoritas bintang film hingga sekarang adalah orang kulit putih.
Dalam pembuatannya, si pembuat mendesain kalibrasi dengan seorang model kulit putih bernama Sherly Paigesebagai patokan. Kalibrasi tersebut kemudian juga digunakan pada kamera lainnya hingga sekarang. Itulah kenapa orang kulit putih lebih terlihat bagus di kamera.
2. Face Recognition

Teknologi yang baru-baru ini populer seiring kemunculan iPhone X ternyata dinilai mengandung unsur rasisme di dalamnya. Penyebabnya gak lain gak bukan adalah seringnya teknologi facial recognition bermasalah ketika digunakan orang kulit hitam.
Masalah yang sering timbul adalah sensor gak bisa membaca atau memindai wajah orang kulit hitam atau gelap. Sontak, hal ini mengundang kecaman dari berbagai pihak yang menganggap teknologi keamanan tersebut rasis.
3. Digital Redlining

Kamu pemain atau mantan pemain Pokemon GO? Harusnya tau dengan teknologi yang satu ini. Pokemon GO dilengkapi dengan teknologi bernama digital redlining yang berguna untuk memberi batasan dalam peta supaya pemain gak memasuki zona berbahaya, seperti jurang, area militer atau zona beracun.
Sayangnya, kesalahan teknis pernah membuat teknologi ini disangka rasis. Sebuah daerah yang mayoritas berpenduduk orang kulit hitam diberi batas menggunakan digital redlining, yang menandakan area tersebut berbahaya. Hal itu sontak bikin penduduk di sana naik pitam.
4. Aplikasi Foto

Aplikasi-aplikasi foto populer seperti Flickr atau Google Photos ternyata pernah bikin kesalahan fatal, sampai-sampai dianggap rasis. Kejadian yang bikin orang kulit hitam geram itu terjadi di tahun 2015 lalu.
Dua aplikasi di atas entah kenapa memberikan tag "gorillas" pada foto dan gambar orang kulit hitam. Alhasil, hal ini mengundang perhatian pemilik kulit gelap di seluruh dunia. Untungnya, kesalahan teknis tersebut segara dapat diperbaiki keduanya.
5. Sensor Infrared

Sensor infrared kini sudah banyak diterapkan di berbagai fasilitas umum atau publik. Salah satunya untuk tempat sampah dan wastafel. Membuka tong atau menyalakan keran kini dapat dilakukan hanya dengan mendekatkan tangan ke sensor.
Sayangnya, masih ada ketidaksempurnaan pada sensor tersebut. Banyak kasus menunjukkan sensor gagal membaca keberadaan tangan orang dengan kulit gelap. Selalu berhasil pada tangan seorang kulit putih, sensor infrared kerap gagal ketika seorang kulit hitam mencoba menggunakannya.
Akhir Kata
Itulah lima teknologi paling rasis yang pernah dibuat oleh manusia. Meskipun beberapa diantaranya terjadi akibat ketidaksempurnaan alat atau kesalahan teknis, tapi kalo terus-menerus dibiarkan bisa menjadi masalah pelik. Setuju?
Komentar
Posting Komentar